Sunday, 20 December 2015

Laporan Praktek Kerja Industri SMK TRI TUNGGAL "45" MAKASSAR





LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) TAHUN AJARAN 2014/2015







                                           

Disusun Oleh :
                                                           

Nama                              : 
Wahyunita
NIS                                 :
9982670815
Bidang Studi Keahlian   :
Teknologi Informasi Dan Komunikasi
Kopetensi Keahlian        :
Teknik Komputer Dan Jaringan



SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)
TRI TUNGGAL “45” MAKKASSAR
TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
MAKASSAR





HALAMAN PENGESAHAN DARI SEKOLAH

Laporan Praktik Kerja Industri ini telah diperiksa dan disetujui oleh Pembimbing serta pemimpin SMK Tri Tunggal “45”Makassar.

Disahkan di Makassar
Pada Tanggal 30 November 2015

Ketua Pelaksana Prakerin
SMK Tri Tunggal “45” Makassar



AGUSSALIM, SE, Spd
Pembimbing Prakerin 
SMK Tri Tunggal “45” Makassar



Hj. MAEMUNAH, SE. MM.
         NIP: 19730817 45 020603 004                     NIP: 19620505 199403 2 005


Mengetahui
Kepala Sekolah SMK Tri Tunggal “45” Makassar



H. AHARUDDIN, S. Kom, M, Sc.
                                   NIP: 19681208 45 010501 001







HALAMAN PENGESAHAN DARI INDUSTRI
Laporan Praktik Kerja Industri ini telah diperiksa dan disetujui oleh Pembimbing serta pemimpin Kantor Badan Perizinan Terpadu & Penanaman Modal (BPTPM)

Disahkan di Makassar
Pada Tanggal 30 November 2015

      Pembimbing Prakerin


     Hj. MAEMUNAH, SE. MM.
NIP: 19620505 199403 2 005

Mengetahui
Pimpinan Kantor Badan Perizinan Terpadu & Penanaman Modal (BPTPM)


H. TAUFIEK RACHMAN, SE, M, Si.
NIP: 19681208 45 010501 001






                                                    




KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, atas limpahan rahmat-Nya Saya dapat menyelesaikan laporan hasil praktek kerja industri ini, dengan tujuan untuk memenuhi persyaratan mengikuti ujian akshir nasional (UAN-UAS) pada sekolah menengah kejuruan (SMK) Tri Tunggal “45” Makassar , serta mempraktekan secara langsung teori yang telah penulis terima dari sekolah.     
Selain penulis laporan hasil praktik kerja industri (Prakerin) ini tidak lepas dari ketentuan pembimbing untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1.      Bapak  H.AHARUDDIN,S.Kom.,M.Sc  selaku kepala sekolah SMK TRI   TUNGGAL “45” MAKASSAR
2.      Bapak AGUSSALIM,S.E.,S.Pd  selaku  ketua panitia prakerin
3.      Ibu HANIRA,S.Kom selaku guru produktif  teknik komputer
4.      Ibu, Hj. MAEMUNAH, SE. MM. selaku pembimbing prakerin SMK TRI TUNGGAL “45” MAKASSAR yang telah banyak memberikan arahan dan  bimbingan kepada penulis serta membantu  terlaksananya program prakerin ini
5.      Ibu DAHLIA KANTORO, M.Si, Ibu SURYANI, A.Md  , Ibu ST.SYAHRIANI UKKAS,SE Ibu NUR GAMALIA GAMAR , Bapak MUHAMMAD SAAD,  yang juga terlibat membantu terlaksananya program prakerin ini
6.     Semua dewan guru SMK TRI TUNGGAL “45” MAKASSAR yang telah banyak berperan aktif dalam penyelenggaraan praktek kerja Industri.
7.     Kepada Bapak H.TAUFIEK RACHMAN,SE,M,Si. selaku pimpinan Kantor Badan Perizinan Terpadu & Penanaman Modal (BPTPM)

Semoga laporan ini dapat bermanfaat untuk penulis khususnya bermanfaat untuk kegiatan Prakerin di Kantor Badan Perizinan Terpadu & Penanaman Modal (BPTPM), pada tahun yang akan datang. Akhirnya dengan segala kerendahan hati Saya mengharapkan saran dan kritik yang membantu untuk kebaikan masa yang akan datang.                 
Makassar, 30 November 2015



Wahyunita          
DAFTAR ISI

Halaman pengesahan dari sekolah....................................................................... i
Halaman pengesahan dari industri...................................................................... ii
Kata pengantar....................................................................................................... iii
Daftar isi.................................................................................................................. iv

BAB    I     PENDAHULUAN
1.1 latar belakang PSG
1.2 Maksud dan tujuan PSG
1.3 Tujuan pembuatan laporan
1.4 Waktu dan tempat pelaksaanaaan

BAB  II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN / INSTANSI
2.1 Sejarah umum perusahaan
2.2 Visi dan misi perusahaaan
2.3 Struktur organisasi perusahaan
2.4 Produksi(Bidang Pekerjaan)
2.5  Tata Tertib Perusahaan

BAB    III  LAPORAN KEGIATAN
3.1 Pelaksanaan Kegiatan
3.2 Hasil Kegiatan

BAB    IV  KESIMPULA DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
4.2 Saran
A. Saran Untuk Industri
B. Saran Untuk sekolah

Lampiran………………………………………………………………….v


BAB I PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang PSG

                Kegiatan prakter kerja merupakan kurikulum pendidikan sekolah menengah kejuruan yang mendukung kegiatan belajar mengajar siswa melalui kegiatan praktek kerja secara langsung di dunia kerja sesuai dengan program studi tertentu untuk mencapai keaahlian kerja sebagai bekal untuk bekeja secara professional .
Untuk mewujudkan tujuan tersebut , maka diterapkan suatu system pendidikan dikenal dengan istilah “praktek kegiatan instansi(PRAKERIN)”.Atau disebut juga dengan “pendidikan system ganda (PSG)”.
Sistem ini merupakan suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian profesional yang memadukan secara sistematis program pendidikan disekolah dengan program penguasan keahlian melalui kegiatan bekerja secara langsung dan terarah untuk mencapai tingkat keahlian professional tertentu .
Keahlian professional hanya dapat dikuasai melalui cara mengerjakan langsung pekerjaan pada bidang professi yang ada dalam dunia kerja. Sehubungan dengan itu , maka siswa SMK pada jenjang tertantu diwajibkan mengikuti kegiatan praktek kerja secara langsung .


1.2 Maksud dan Tujuan PSG
Maksud dan tujuan praktek kerja industry  (Prakerin) ini , merupakan salah satu program yang ditentukan oleh sekolah menengah kejuruan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah kejuruan.

Adapun maksud dan tujuan praktek kerja lapangan ini antara lain :
1.      Memantapkan , meningkatkan dan memperluas keterampilan yang dimiliki oleh siswa     dalam dunia kerja.
2.      Mengembangkan dan memantapkan sikap profesional yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja sesuai dengan bidang masing-masing.
3.      Sebagai saarana komunikasi antara siaawa(i) SMK dengan instansi atau kantor tempat pelaksanaan kerja praktek
4.      Memberikan kesempatan kepada siswa(i) SMK untuk beradaptasi dengan suasana atau  lingkungan kerja yang sebenarnya baik sebagai pekerja mandiri terutama yang berkenan dengan disiplin kerja .
5.      Memberikan  masukan dan umpan balik guna perbaikan dan pengembangan pendidikan sebagaimana yang telah dijelaskan diatas , bahwa praktek kerja industri yang di laksanakan pada instansi –instansi pemerintahan atau swasta yang mempunyai tujuan tertentu , yaitu meningkatkan dan memperluas pengetahuan bagi siswa terhadap jenis-jenis lingkungan kerja .



1.3 Tujuan Pembuatan Laporan
1. Sebagai bukti telah melaksanakan PRAKERIN.
2. Sebagai salah satu syarat untuk mengikuti ujian tertulis maupun ujian akhir  .
3. Untuk melatih kemampuan siswa dalam menulis laporan secara ilmiah.
4. Agar siswa mampu memahami,menetakan dan menerapkannya di sekolah dan didunia usaha kerja.
5.Untuk mengetahui perkembangan siswa selama mengikuti praktek kerja industri (Prakerin)

1.4 Waktu dan Tempat Pelaksanaan
  Waktu dan pelaksanaan praktek kerja industri  adalah 5 bulan , terhitung mulai tanggal 06 Juni – 30 November 2015 dengan ketentuan hari kerja 5 hari dalam seminggu yang bertempat di BADAN PERIZINAN TERPADU & PENANAMAN MODAL  (BPTPM)
                                        



 BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

2.1 Sejarah Umum Perusahaan
 Sejarah BPTPM :
         Pada Tahapan awal pemberian izin dalam lingkup Kota Makassar masih dilaksanakan oleh instansi tekhnis masing-masing, dan untuk pelayanan izin SITU (HO) berada pada bagian perekonomian Sekretariat Daerah Kota madya Ujung Pandang.  

         Pada tahun 2001 dibentuk Kantor Pesat ( Pelayanan Satu Atap) mekanisme pemberian izin diatur melalui keputusan Walikota Makassar No.32 Tahun 2001 yang mana pemberian izin dalam Kota Makassar berawal pada Kantor Pesat dan pada saat itu penandatanganan izin masih dilakukan oleh Bapak Walikota.
         Pada tahun 2002 melalui Peraturan Daerah Kota Makassar No.15 Tahun 2002 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah dibentuk Kantor Pelayan Perizinan dan Mekanisme pemberian izin dalam Kota Makassar diatur dengan Keputusan Walikota Makassar No.03 Tahun 2002 tentang Penetapan Kembali Tata Cara Pemberian Izin dalam Kota Makassar dan Keputusan Walikota Makassar No.40 tentang Tata Cara Pemberian izin dibidang Perindustrian dan Perdagangan, Ketenagakerjaan dan izin operasional perfileman Percetakan dan grafika. Pada Keputusan Walikota Makassar ini Kepala Kantor Pelayanan Perizinan diberikan Kewenangan  untuk menandatangani perizinan dalam Kota Makassar.
         Pada Tahun 2005 dikeluarkannya Peraturan Daerah Kota Makassar No.13 Tahun 2005 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kantor Pelayanan Administrasi Perizinan maka Kantor Pelayanan Perizinan berubah nama menjadi Kantor Pelayanan Administrasi Perizinan (KPAP)
         Pada Tahun 2005 diterbitkannya Peraturan Walikota Makassar No.14 Tahun 2005 tentang Tata Cara Pemberian Izin Pada Pemerintah Kota Makassar, mekanisme Pemberian izin berawal dan berakhir pada Kantor Pelayanan Perizinan.
         Selanjutnya pada tahun 2009 pembentukan Kantor Pelayanan Administrasi Perizinan (KPAP) diatur berdasarkan Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2009 tentang pembentukan dan susunan Organisasi Perangkat Daerah Kota Makassar (Lembaran Daerah Kota Makassar nomor 3 Tahun 2009), kemudian dikeluarkannya Perda Kota Makassar no. 7 tahun 2013 tentang perubahan atas Perda no. 3 tahun 2009 tentang pembentukan dan susunan organisasi perangkat daerah Kota Makassar.
         Pada Tahun 2014 Pemerintah kota Makassar mengeluarkan Paraturan walikota no. 8 Tahun 2014 tentang pelimpahan kewenangan perizinan dan non-perizinan di Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM)
         Pada Tahun 2014 dalam rangka peningkatan perizinan dan non-perizinan dan mengoptimalkan pelayanan publik maka dikeluarkannya Peraturan Walikota No. 20 Tahun 2014 tentang tata cara pemberian izin pada Pemerintah Kota Makassar. 

2.2 Visi dan Misi Perusahaan

A.     VISI
Terwujudnya iiklim investasi yang kondusif bagi semua melalui penyelenggaraan perizinan dan penanaman modal yang berkelas dunia.
B.     MISI
1.      Meningkatkan standard an mutu pelayanan perizinan dan penanaman modal yang transparan, akuntabel, dan bebas korupsi
2.      Modernisasi pelayanan perizinan dan penanaman modal melalui penerapan toknologi informasi.
3.      Optimalisasi potensi daerah untuk meningkatkan daya saing investasi.
4.      Meningkatkan kompetensi aparatur BPTPM melalui penerapan system Reward dan Punishment. 
  
2.3 Struktur Organisasi Perusahaan


STRUKTUR ORGANISASI BADAN PERIZINAN TERPADU DAN PENANAMAN MODAL









Makassar, 04 September 2015
                              Kepala Badan,


H. TAUFIEK RACHMAN, SE,M.Si
           Nip. 19610417 199003 1 007

     2.4 Produksi(Bidang Pekerjaan)
            Produksi (Bidang Pekerjaan) adalah peralatan . bagian peralatan mempunyai tugas adalah sebagai berikut
1.      Mendata segala kebutuhan peralatan dan perlengkapan kantor
2.      Mempersiapkan segala perlengkapan yang telah di data divisi peralatan perlengkapan
3.      Mengatur penggunaan peralatan dan perlengkapan kantor
4.      Membuat laporan Keuangan departemen pemasaran
5.      Mengelola pemanfaatan dana departemen pemasaran dan divisi peralatan perlengkapan pada khususnya .
      
     2.5 Tata Tertib Perusahaan
Kewajiban yang harus ditaati oleh setiap peserta Prakerin selama di Perusahaan/Instansi adalah :
1.Menaati ketentuan jam kerja
2. Melakukan check in pada  waktu masuk kerja dan check out pada waktu pulang kerja.
3.Melakukan tugas dengan sebaik-baiknya , penuh pengabdian dan rasa tanggung jawab.
4.Bekerja dengan jujur , tertib, cermat dan bersemangat
5.Menggunakan dan memelihara barang perusahaan dengan sebaik-baiknya
6. Berpakaian rapih dan sopan serta bersikap dan bertingkah laku yang sopan dan baik
7. Datang di tempat prakerin sebelum jam kerja dan pulang dari tempat prakerin dengan waktu yang sudah ditentukan oleh perusahaan
8. Bersikap sopan, jujur dan selalu menaati perintah pembimbing dalam melakukan pekerjaan



BAB III LAPORAN KEGIATAN

3.1  Pelaksanaan Kegiatan
Adapun tugas yang dilaksanakan kegiatan praktek kerja industry di  BADAN PERIZINAN TERPADU & PENANAMAN MODAL  (BPTPM) , yaitu sebagai berikut :
1.      Teknik Pengetikan / Pengimputan
2.      Teknik fotocopy
3.      Teknik Scanner
4.      Menulis Berkas

3.2 Hasil Kegiatan
       Dari semua kegiatan yang dilakukan , penulis akhirnya dapat menyelesaikan laporan ini . Penulis pun menjadi mengerti tentang cara kegiatan dalam melaksanakan tugas daalaam dunia informasi dan teknologi .
Adapunhasil-hasil kegiatan tersebut adalah :
1.      Penulis telah memahami tehnik  scan dengan benar
2.      Penulis lebih mengetahui tata cara pengetikan dan tehnik copy yang benar
3.      Penulis lebih memahami dunia kerja yang nyata di lingkungan BADAN PERIZINAN TERPADU DAN PENANAMAN MODAL
4.      Penulis dapat beradaptasi dengan pegawai-pegawai di dunia industri



 

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan

       Pembelajaran di dunia karja adaalah salah satu strategi yang memberi peluang peserta mengalami prosses belajar melalui bekerja langsung pada pekerjaan . Dengan adanya PRAKERIN (Praktek kerja industri ) penulis dapat merasakan bagaimana pelaksanaan praktek langsung di lingkungan dunia kerja yang langsung dibimbing oleh pihak industri .

4.2 Saran
    
  Dalam pelaksanaan prakerin ini penulis mengambil pengalaman, hikmah dan manfaatnya bagi diri penulis sendiri . penulis berharap semoga laporan ini berguna bagi kita semua dan juga yang membacanya .


A.Saran Untuk Industri
 Dalam penerimaan dan penempatan para siswa yang melaksanakan kerja praktek , hendaknya mempertimbangkan bidang yang dapat menambah pengetahuan .Tiap siswa prakerin harus diaktifkan praktek saat jam praktek .        

A.    Saran Untuk Sekolah
Terlepas dari segala kekurangan dan kelemahan kami sebagai peserta PRAKERIN saran penulis adalah :
1.      Agar sekolah lebih meningkatkan mutu , baik staff pengajar maupun anak didiknya
2.      Supaya sekolah menyediakan alat praktik yang memadai
3.      Dan kami sangat mengharapkan agar pembimbingan lebih ditingkatkan supaya siswa lebih siap mental maupun materi yang akan menunjang keberhasilan PRAKERIN


Demikian kesimpulan dan saran yang penulis ajukan atas dasar analisa yang dilakukan dalam pelaksanaan prakerin di  SMK TRI TUNGGAL 45 MAKASSAR , dengan harapan dapat dijadikan bahan masukan bagi peserta prakerin selanjutnya.
Akhir kata saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan Prakerin ini.

Penulis,           

Wahyunita    
             
    

 
DAFTAR PUSTAKA

SMK Tri Tunggal “45” Makassar, 02 Januari 2012 - 28 Februari 2012. Buku Panduan Pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin). Makassar. 
Modul kkpi sebagai pendukung yang kuat untuk melaksanakan prakerin
Untuk mempermudah pekerjaan.


LAMPIRAN

No comments:

Post a Comment